Antusiasme Tinggi Warnai Rekrutmen Karyawan SPPG Lebong Utara Tunggang 1 dan 2

masifmedia – Lebong, Proses seleksi tenaga kerja untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lebong Utara Tunggang 1 dan 2 di Kabupaten Lebong mendapat respons positif dari masyarakat. Tingginya minat warga terlihat dari jumlah pelamar yang telah mencapai lebih dari 150 orang pada tahap wawancara yang digelar awal Juni 2026.

Ketua Yayasan Bakti Darma Gizi Bangsa sekaligus penanggung jawab SPPG Lebong Utara Tunggang 1 dan 2, Berlian Utama, menjelaskan bahwa proses rekrutmen dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia pada dua unit dapur SPPG yang akan segera beroperasi di Kabupaten Lebong.

Menurutnya, masing-masing dapur membutuhkan sekitar 47 orang tenaga kerja yang akan bertugas mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi. Besarnya jumlah pelamar menunjukkan tingginya harapan masyarakat terhadap peluang kerja yang tersedia melalui program tersebut.

Dalam pelaksanaannya, warga yang tinggal di sekitar lokasi SPPG menjadi prioritas utama dalam proses penerimaan sesuai arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat sekitar sekaligus membantu mengurangi tingkat pengangguran.

Meski mengutamakan warga setempat, proses seleksi tetap mengedepankan kompetensi dan kesesuaian kualifikasi. Seluruh peserta harus mengikuti tahapan yang telah ditetapkan untuk memastikan tenaga kerja yang diterima mampu menjalankan tugas sesuai standar operasional yang berlaku.

Di sisi lain, pembangunan fasilitas SPPG Lebong Utara Tunggang 1 dan 2 saat ini hampir rampung. Progres pembangunan dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan siap beroperasi saat kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung setelah masa libur semester.

Sejumlah persiapan pendukung juga masih dilakukan, termasuk penyelesaian administrasi dan penetapan kepala dapur yang menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional. Selain itu, pihak pengelola tengah menunggu kedatangan perlengkapan dapur yang akan digunakan untuk menunjang operasional program.

Salah seorang peserta seleksi, Rafli, menilai proses rekrutmen berjalan secara terbuka dan profesional. Ia menyebut seluruh pelamar diwajibkan mengikuti tahapan wawancara serta melengkapi dokumen administrasi yang telah ditentukan.

Rafli mengakui bahwa sempat muncul kekhawatiran di tengah masyarakat mengenai kemungkinan adanya praktik yang mengutamakan hubungan kekerabatan dalam proses penerimaan tenaga kerja. Namun, pelaksanaan seleksi yang transparan dan sesuai prosedur dinilai mampu memberikan keyakinan kepada para pelamar bahwa proses perekrutan dilakukan secara objektif.

Dengan semakin dekatnya waktu operasional, kehadiran SPPG Lebong Utara Tunggang 1 dan 2 diharapkan tidak hanya mendukung program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lebong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons