Covid-19, Media Sosial Dan Peradaban Eropa

Fhoto Copyright https://zonautara.com/

Jakarta – Peradaban Eropa mampu menjadi terdepan di Abad 21, bahkan semua orang berniat berkunjung ke Eropa untuk melihat kemajuan dan teknologi tinggi Eropa saat ini dan masa lampau. Namun, setelah wabah Corona (Covid-19) menyerang Wuhan, China dan bangsa China mampu mengatasinya dengan cepat, hal tersebut tidak terjadi di daratan Eropa dengan kemajuan dan teknologinya terlihat gagap dalam menghadapi serangan wabah Corona yang mematikan ini. Italia menjadi negara terparah dengan 14.681an jumlah kematian akibat Corona, diikuti Spanyol (11.198 kematian), Perancis (6.507), Inggris (3.605) dan Belanda (1.487). Begitu juga dengan Amerika Serikat yang merasa sebagai negara adi kuasapun terpapar dengan parah wabah Corona dengan (7.391 kematian).

Di tengah wabah Corona ini, arus informasi melalui Media Sosial (Medsos) juga menjadi andil terdepan dalam menyebarkan informasi Corona ke Seantero dunia berkejaran dengan penyebaran virus tersebut tanpa melihat batas-batas negara. Paparan wabah Corona di daratan Eropa membuat semua dunia terpana, bagaimana Eropa dengan kemajuan peradaban terlihat gagap dalam merespon cepat kasus penyebaran Corona sehingga menyebabkan jumlah kematian tertinggi di dunia.

Beberapa faktor yang menyebabkan paparan virus Corona di Eropa begitu tinggi dibandingkan dengan Asia dan Ocenian diantaranya:

  1. Gaya Hidup Sehat tidak terjaga dan kehidupan pergaulan cenderung bebas.
  2. Sistem Pemerintahan membebaskan perbedaan pendapat tanpa kontrol menyebakan masyarakat abai terhadap peringatan Pemerintah.
  3. Sikap Apriori (tidak suka menerima dan mendengarkan kebenaran) dan sikap arogan sebagai bangsa dengan peradaban tinggi para pemimpin Eropa.

Jika Eropa tidak segera berbenah dan sadar dalam merespon penyebaran virus Corona ini, maka keruntuhan peradaban Eropa telah di depan mata. Pun begitu juga dengan negara-negara di luar Eropa yang masih menganggap remeh virus ini. Tetapi apapun itu, tentu semua masyarakat Dunia berharap wabah ini segera berlalu sebelum datangnya bulan Ramadhan penuh berkah, Aamiin. (GA).

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *